Senin, 22 Juli 2019

Review 3 serial K-Drama dan 1 Film Dibintangi oleh Park Seo-Joon

Hay K-lovers..

Khususnya untuk para pecinta drama Korea Selatan yang ngefans dengan Park Seo Joon, kali ini aku akan review 3 sekaligus tentang K-Drama dan 1 Film yang diperanin oleh Park Soe Joon tentunya yang sudah ku tonton.



Park Seo-joon lahir 16 Desember 1988; umur 30 tahun) adalah aktor Korea Selatan yang dikenal karena perannya sebagai Si Woo dalam serial televisi KBS2Dream High 2. Pertama kali debut pada tahun 2011, menjadi model video clip Bang Yongguk "I Remember". Ia juga menjadi MC Music Bank bersama Bora Sistar sejak Oktober 2013.






K-Drama Park Soe-Joon yang akan aku review adalah Whats Wrong with Secretary Kim, Fight For My Way, She Was Pretty, dan satu film dengan judul  Midnight Runners


Whats Wrong With Secretary Kim

Udah pada ga asing dengan serial drama satu ini, di Indonesia pun sudah bernah ditayangkan oleh Trans TV beberapa bulan yang lalu. Di Korea Selatan, drama ini juga jadi favorit banget dan meraih rating tertinggi. Jalan ceritanya yang bagus dengan genre komedi romantis.



Di serial ini juga Park Soe-Joon terlihat amat teramat ganteng dengan lawan mainnya Park Min-Young. Digadagang kedua artis ini sebagai couple Park yaitu digosipkan mereka berpacaran banyak bukti-bukti yang mengarahkan klo mereka berpacaran walau mereka berdua mengelak hubungan tersebut.


What's Wrong with Secretary Kim adalah serial televisi Korea Selatan tahun 2018 yang dibintangi oleh Park Seo-joonPark Min-young dan Lee Tae-hwan. Hal ini didasarkan pada novel web dengan judul yang sama oleh Jung Kyung-yoon yang pertama kali diterbitkan pada tahun 2013, yang kemudian diserialkan menjadi sebuah komik pada tahun 2015. Serial ini ditayangkan di tvN mulai 6 Juni 2018



Serial ini berawal dari sekretis Kim Mi-So (Park Min-Young) yang cakap memutuskan untuk resign setelah 9 tahun bekerja di Perusahaan yang dipimpin oleh Lee Young-Joon (Park Soe-Joon) seorang atasan yang narsis. Pengunduran diri sekretaris Kim dikarenakan selama bekerja di posisi tersebut ia tidak punya waktu libur sehingga ia tidak punya waktu untuk melakukan kencan buta (mencari pasangan). Tapi alasan tersebut, tidak dikemukakan langsung oleh Lee Young-Joon dan berakhir kesalahpaham. Tapi dari kesalahpaham itu, benih-benih cinta antar keduanya muncul. Lee Young-Joon tampak sempurna sebagai seorang pria tapi dia punya trauma di masa kecilnya saat ia diculik oleh seorang wanita dan melihat kejadian bunuh diri yang dilakukan wanita tersebut. Saat penyekapan, Lee Young-Joon diculik bersama Kim Mi-So. Dengan trauma masa kecil dan hubungan percintaan antara keduanya banyak menampilkan adegan lucu yang pasti bikin kita ketawa. 

Akhir ceritanya happy ending, Lee Young-Joo dan Kim Mi-So menikah. Selain jalan cerita yang bagus dan menghibur, soundtrack drakor satu ini semua recomended dari mulai lagu upbeat sampai yang mellow enak banget untuk didenger


Fight for My Way

Jujur "Fight For My Way" drakor yang paling lama banget aku nontonya, padahl biasanya untuk drakor dengan jumlah 16 episode itu aku selalu aku lahap cukup 2 hari paling lama 3 hari lah. Yang bikin lama nontonnya soalnya tampilan Park Soe-Joon menurutku ga banget si, apalagi dengan pakaian baju olahraga. Mungkin karena sebelumnya aku nonton serial "Whats Wrong with Secretary Kim" kesan Park Soe-Joon yang rapih dan ganteng tapi serial "Fight For My Way" kesan itu tidak ada sama sekali. Saat aku lagi proses nonton "Fight For My Way" itu  aku selang-selang dengan nonton serial K-Drama yang lain. Tapi biar gitu aku tetap nonton sampai episode terakhir walau ngabisin waktu 1 bulan. Cukup lama banget kan? Hehehe maafkan ya..


Fight For My Way adalah serial televisi Korea Selatan yang dibintangi Park Seo-joon dan Kim Ji-won, dengan Ahn Jae-hong and Song Ha-yoon. Drama ini disiarkan mulai 22 Mei 2017 di KBS2.



Sebenernya di serial "Fight For My Way" ink mempunyai pesan moral yang bagus karena seria ini berkisah tentang empat anak muda bersahabat berjuang untuk mewujudkan apa yang mereka impikan dan mereka melewati banyak hal agar mimpi itu bisa terwujud. Dua karakter utama diceritakan sudah bersahabat sejak lama. Karena sudah dekat mereka pun saling bercanda termasuk tentang kisah cinta mereka yang gagal. Ko Dong-Man (Park Seo-joon), mantan atlet taekwondo terkenal yang beralih profesi menjadi petarung seni beladiri campuran yang tak populer. Choi Ae Ra (Kim Ji-won), seorang karyawan pusat perbelanjaan di bagian informasi tapi bermimpi menjadi seorang penyiar berita. Lalu antar keduanya tumbuh benih cinta. Tapi jauh sebelum itu Choi Ae-Ra sudah jatuh cinya pada Ko Dong-Man tapi tidak pernah diungkapkan oleh Ko Dong-Man.




Dua orang sahabat Ko Dong-Man dan Choi Ae-Ra adalah Ahn Jae-hong sebagai Kim Joo-Man yang disebut "otak" dari keempatnya. Dia menempati posisi permanen di jaringan belanja rumah. Setia dengan pacarnya selama enam tahun, cintanya akan diuji.Selain itu ada Song Ha-yoon sebagai Baek Seol-hee adalah gadis lugu dan unik dari kelompok tersebut, yang bekerja pada sebuah toko jokbal. Selama enam tahun, dunianya berkisar pada Joo-man.
Serial ini berakhir happy ending, Ko Dong-Man berhasil kedunia tinju dan berhasil menjatuhkan lawannya yang merupakan dendam masa lalunya yang pernah buat Ko Dong-Man namanya jatuh dan buat ia trauma untuk kembali ke dunia seni bela diri. Sedangkan Choi Ae-Ra berhasil meraih mimpinya menjadi MC sebuah acara panggung, justru di pekerjaan itu Choi Ae-Ra bisa menjadi dirinya sendiri bagaimana dia membawakan acara menurut gayanya sendiri.


She Was Pretty

Efek setelah nonton serial "Fight For My Way" jadi ragu mau nonton serial "She Was Pretty" takutnya berkesan buruk lagi. Dari sekian lama melewati banyak drakor yang sudah aku tonton setiap harinya. Poster "She was Pretty di halaman Viu dan Youtube selalu muncul. Akhirnya aku risih juga lihat tu poster dan ku putuskan nonton serial satu itu. Alasan selain risih yang terpenting karena soundtracknya yang bikin aku jatuh cinta di awal dan memmutuskan untuk nonton serialnya.


She Was Pretty  adalah serial televisi Korea Selatan tahun 2015 yang dibintangi oleh Hwang Jung-eumPark Seo-joonChoi Siwon dan Go Joon-hee.Drama ini disiarkan di MBC 6 September hingga 11 November 2015 berjumlah 16 episode.



Dengan nonton drama ini, kesan gantengnya Park Soe-Joon mulai kembali. Cerita drama ini bagus, menghibur. Lagi dan lagi klo serial K-Drama yang menceritakan hubungan antara atasan dan bawahan selalu kena di hati.

She was Pretty ini bergenre komedi romantis, klo menurutku jalan cerita yang bikin kita ketawa pasti setiap adegan Choi Siwon (Kim Shin-Hyuk yang kocak. Sikapnya yang agak nyelenh selalu ngikutin Hwang Jung-Eum (Kim Hye-Jin) kemana aja dengan minta traktiran. Ada aja ide Kim Shin-Hyuk untuk menjahili Kim Hye-Jin dan berakhir minta traktiran. Menurutnya Hye-Jin yang paling bisa dengan mudah dikerjain dibandingkan dengan teman-teman yang lain bekerja di kantor majalah MOST.





Pemeran Utama
  • Jung Da-bin sebagai Kim Hye-jin

Sempat magang di bagian administrasi sebelum diangkat sebagai editor junior, Kim Hye-jin pernah memiliki wajah cantik, kaya raya, dan pintar. Sayang, semua itu berakhir ketika dia beranjak remaja. Merasa tak punya apa pun yang bisa dibanggakan, Kim Hye-jin meminta sahabatnya, Ha-ri, berpura-pura menjadi dirinya dan menemui cinta pertamanya, Sung-joon. Hye-jin menganggap kisahnya dengan Sung-joon telah berakhir. Di luar dugaan, mimpi buruknya justru baru dimulai. Sung-joon menjadi atasannya dan berpacaran dengan Ha-ri. Meskipun kecewa, Hye-jin tetap berusaha bersikap ceria.


  • Yang Han-yeol sebagai Ji Sung-joon cilik

Wakil kepala editor termuda di Korea. Keras kepala dan sombong, tetapi juga brilian dalam pekerjaannya. Berlawanan dengan Hye-jin, Sung-joon tak lagi menarik diri dan pemalu, melainkan tumbuh menjadi seorang pria tampan. Segera setelah kembali ke Korea, dia menghubungi cinta pertamanya, Hye-jin. Sung-joon sangat menyayangi kekasihnya, Ha-ri, yang disangkanya Hye-jin, tetapi bersikap keras terhadap Hye-jin sebenarnya yang juga merupakan bawahannya di tempat kerja.



Seorang editor feature senior. Dia pria berjiwa bebas, adil, dan jahil, tetapi menyembunyikan masa lalu yang misterius. Shin-hyuk atasan langsung Hye-jin di tempat kerja, dan hubungan mereka cukup dekat. Shin-hyuk perlahan-lahan tertarik kepadanya.



Seorang pengusaha. Dia sahabat sekaligus teman sekamar Hye-jin. Ha-ri cantik dan penuh gaya. Kepribadiannya pun menyenangkan. Kebaikan Sung-joon membuatnya jatuh cinta. Meskipun awalnya berusaha keras melawan perasaannya, pada akhirnya Ha-ri memutuskan untuk berkencan dengan pria yang menjadi cinta pertama sahabatnya.



Midnight Runners

Sesuai judulnya, film ini berkisah pengejaran penjahat di malam hari yaitu dalam waktu satu malam.


Midnight Runners adalah film komedi laga Korea Selatan tahun 2017 yang disutradarai oleh Jason Kim (Kim Ju-hwan) dan dibintangi oleh Park Seo-joon dan Kang Ha-neul. Film ini dirilis pada tanggal 9 Agustus 2017.



Film ini bercerita tentang dua pemuda yang tengah menempuh pendidikan di Universitas Kepolisian. Keduanya memiliki mimpi serupa, menjadi petugas kepolisian. Park Ki Joon (Park Seo Jun) dipertemukan dengan Kang Hee Yeol (Kang Ha Neul) saat sesi pelatihan kepolisian.





Keduanya adalah sosok pria dengan latar belakang sifat dan keluarga yang sangat berbeda. Ki Joon seumur hidup dibesarkan hanya oleh ibunya yang berpenghasilan rendah. Ia bertekad masuk Universitas Kepolisian karena biaya pendidikannya gratis. Sementara Hee Yeol datang dari keluarga pedagang dan memiliki otak pintar namun tertantang untuk belajar di kampus yang menarik.
Yang awalnya saling mencibir, keduanya berakhir bersahabat setelah Ki Joon membantu Hee Yeol yang cedera saat tes akhir. Dari sana, cerita persahabatan mereka bergulir.


Dua tahun berlalu, kisah sesungguhnya terjadi dalam rentang waktu satu malam. Saat keduanya menikmati malam layaknya anak muda biasa namun terjebak dalam peristiwa yang dilematis saat mereka jadi saksi kasus penculikan remaja perempuan.
Kasus penculikan ini dilakukan oleh sindikat mafia yang bekerjasama dengan klinik kesuburan. Para wanita yang diculik diambil sel telurnya secara paksa untuk dijual ke klinik kesuburan.
Di satu sisi, keduanya memiliki semangat berapi-api untuk membongkar kasus sesuai teknik dan pengetahuan yang mereka dapat di kampus. Sementara di sisi lain, ada urusan birokrasi yang rumit yang menghalangi mereka menguak kasus penculikan remaja wanita yang akan diambil sel telurnya oleh sindikat klinik kesuburan.
Uniknya, meski tetap memiliki jalan cerita yang cukup serius, sejak awal adegan, unsur komedi renyah dan segar sangat terasa sepanjang film. Kebanyakan dari dialog yang terjadi antara Ki Joon dan Hee Yeol. Minim slapstick (untungnya!), saya dan penonton lain kerap tertawa lepas setiap kali adegan dan dialog konyol mengemuka.
Seo Joon sendiri memang lihai memainkan peran komedi yang nyinyir dan nyebelin. Karena itu, peran Ki Joon sangat pas dimainkan oleh aktor kelahiran 16 Desember 1988 ini. Di bawah arahan sutradara Kim Joo Hwan, akting Seo Joon terasa maksimal.
Ditambah lagi, adegan action yang cukup membuat mata terbelalak. Tidak ada tembakan atau penggunaan senjata rumit lainnya seperti di film-film action biasanya. Yang disuguhkan hanya pertarungan dengan tangan kosong dan sesekali dengan senjata tumpul. Paling maksimal cuma menggunakan taser gun yang setiap digunakan bukannya menambah ketegangan malah memecah tawa.


Mungkin cukup segitu dulu ya review dari beberapa serial K-Drama yang dibintangi oleh Park Soe-Joon moga bisa jadi refrensi atau list untuk menonton serial berikutnya.






Rabu, 17 Juli 2019

Sisi Berbeda Go Kyung Pyo Lewat Serial Drama "Cross"

Finally...


Lega sudah rasanya, kaya udah ga punya utang lagi. Selesai sudah aku tonton Drama Korea Selatan dengan judul "Cross". Cukup lama aku selesaikan nonton drakor satu ini, makan waktu 1 minggu. Bukan karena jalan ceritanya yang ga bagus ataupun ngebosenin tapi justru sebaliknya. 

Drakor "Cross" punya cerita dan kemasan yang sangat bagus dan keren, klo menurutku si.


Kenapa harus lama nontonnya?



Biasanya drakor yang lain klo jumlahnya cuma 16 episode nonton 2 hari aja langsung kelar tapi serial "Cross" berbeda karena drakor ini cukup menegangkan dan aku paling ga bisa lihat darah. Setiap kali ada adegan operasi organ tubuh serasa nyata aja lihatnya bikin bulu kuduk merinding. Betapa kerennya kan serial satu ini? Keren deh untuk penulis dan sutradara yang sudah buat drakor ini jadi keren.



Cross adalah serial televisi Korea Selatan yang bertema medis yang dibintangi oleh Go Kyung-pyoJeon So-min dan Cho Jae-hyun. Serial televisi ini akan ditayangkan di TVN tahun 2018.




Aku tulis review ini sambil dengerin soundtrack "Cross" yang mulai diputar di beberapa episode terakhir. "Thousand Times" salah satu judul lagu yang menjadi soundtracknya. Dinyanyikan oleh penyanyi bernama Samuel. Coba deh dengerin, lagunya bikin merinding apalagi klo dipaskan dengan nonton dramanya ada kesan sedih dan mencekam.

Itulah kira-kira gambaran perasaan saat kalian nonton K-Drama "Cross".




Setelah nonton peran manis Go Kyung-Pyo di serial "Jealously Incarnate" masih kebayang kan betapa gantengnya dia di drakor satu itu. Terus lanjut aku nonton serial "Strongest Deliveryman" Go Kyung-Pyo tampil dengan rambut keriting berantakan. Nah di serial "Cross" ini kalian akan menemukan sosok lain dari Go Kyung-Pyo sebagai Kang In-Kyu yang merupakan seorang dokter bedah umum dengan pribadi yang dingin dan misterius.




Cross dibintangi oleh Go Kyung-Pyo (sebagai Kang In-Kyu), Jun So-Min (sebagai Go Jung-Hoon) dan Jo Jae-Hyun (sebagai Go Ji-In). Drama ini merupakan yang paling ditunggu-tunggu penggemar genre thriller, medis. Soalnya kelas ceritanya lebih berat. Nah, tiga tokoh yang mereka mainkan masing-masing secara misterius ternyata saling berhubungan dengan jaringan berbahaya.

Kang In-Kyu menjadi dokter selain alasan mewujudkan cita-cita masa kecilnya juga karena ada niat untuk membalas dendam kepada orang yang telah membunuh ayahnya.
Kurang beberapa bulan In-Kyu bisa menjadi dokter sepenuhnya tapi In-Kyu memutuskan untuk menjadi relawan petugas kesehatan di klinik tahanan Shinkwang dimana tempat penjahat itu ditahan.


Ayah Kang In-Kyu terbunuh 15 tahun silam melalui perdagangan ilegal organ tubuh.
Hidup masa kecil In-Kyu bisa dibilang miskin. In-Kyu hidup bersama Ayah dan adiknya. Adiknya yang sakit sakitan dan demi In-Kyu bisa menjaga adiknya dengan baik, sang Ayah berjanji untuk membelikan sepatu yang menjadi favoritnya. Sepatu itu harganya cukup mahal bagi keluarga In-Kyu sehingga untuk mendapat uang yang banyak untuk bisa membeli sepatu dan  berobat adiknya, ayahnya terhubung dengan penjual ilegal organ tubuh.


Ayah In-Kyu dibunuh dengan secara tidak manusiawi karena beberapa organ tubuh sang Ayah telah diambil penjual organ ilegal. In-Kyu tidak terima atas kejadian itu dan di TKP In-Kyu berusaha menemui pembunuh ayahnya tapi di lokasi tersebut In-Kyu terluka. Kepala bagian belakang In-Kyu telah dipukul dengan batu oleh penjahat tersebut tapi atas kejadian itu In-Kyu mendapat mukjizat kalau dia bisa melihat benda terkecil sekalipun tanpa bantuan kaca pembesar. Hal ini sangat membantunya sebagai dokter bedah umum.


Dokter Kang In-Kyu (Go Kyung Pyo) adalah orang yang sangat jenius. Ia ternyata tidak hanya ingin membalas dendam kepada pembunuh ayahnya, tapi juga musuhnya yang lain yang tidak lain adalah mantan gurunya, Dokter Go Jung Hoon. Dokter ini sebenarnya orang yang baik, sangat humanis. Bahkan ia sangat mengakui kecerdasan Dokter Kang, tapi tidak pernah diperlihatkan. Dokter Go Jung-Hoo merupakan ayah angkat dari In-Kyu dan adiknya. Alasan In-Kyu ingin balas dendam pada ayah angkatnya itu dikarenakan In-Kyu merasa ga terima kalau organ hati milik adiknya telah di transplantasikan ke tubuh orang lain tanpa sepengetahuan In-Kyu.
Di saat yang sama, Dokter Kang In-Kyu juga membenci Kim Hyung Bum dan Baek Ji Nam. Ini faktornya jelas karena Kim Hyung-Bum adalah pembunuh ayahnya. Nah, ini benang merahnya. Hubungan antara kedua dokter; Dr. Kang dan Dr. Go bisa-bisa rusak karena hal ini. Satunya karena balas dendam dan satunya terlalu humanis dan tidak menginginkan ini terjadi.



Coba perhatikan bagan tokoh di atas. Ada beberapa orang penting dalam penjara Shinkwang dan Rumah Sakit Sunlim. Sudah sejak lama dokter Kang In-Kyu membuat plot untuk mengabdi di penjara ini demi membalas dendam yang ia pendam selama 15 tahun. Di sisi lain, Dr. Go Jung Hoon memamerkan kecerdasannya di rumah sakit, namun ia selalu bersebrangan dengan Lee Sang Hoon dan Son Young Shik karena berhadapan dengan pasien kelas atas. Keduanya melakukan banyak kelicikan supaya ide mereka diterapkan di sana.
Makin ke tengah jalan ceritanya makin seru, proses penangkapan Kim Hyung-Bum dan jaringannya banyak trik-trik penagkapan yang dibuat Kim Hyung-Bum dan Kang In-Kyu. Kang In-Kyu menampilkan pribadi yang berani tidak takut dengan hal buruk yang mungkin akan mengancam kehidupannya, demi menangkap Kim Hyung-Bum, Kang In-Kyu rela menjadi korban pengambilan organ tubuh tapi tentunya In-Kyu ga senekat itu ya, dia sudah mempersiapkan segalanya untuk menciptakan bukti kejahatan dari Hyung-Bum.

Di episode terakhir ceritanya makin jelas, Kang In-Kyu berhasil menemukan jantung ayahnya telah di transplantasikan ke tubuh  Son Yeon-Hee (Yang Jin-Sung) dan menemukan pelaku pemberi perintah untuk membunuh ayahnya, yaitu direktur dari rumah sakit Sunlim yang tak lain ayah dari Son Yeon-Hee.





Kisah romansa di serial "Cross" ini sangat dikit sekali bahkan bisa dibilang ga ada sama sekali karena tidak terlalu ditonjolkan. Di bagian akhir saja terdapat adegan Kang In-Kyu dan Go Ji-In jatuh cinta tapi itupun juga tidak terlihat jelas seperti drakor pada umumnya kalau pemeran utama jatuh cinta ditunjukkan dengan adegan "Kiss" di serial Cross tidak ditemukan sama sekali adegan itu.

Baru sadar setelah nonton drakor satu ini, kalau drakor "Cross" selain menceritakan balas dendam dan perdagangan ilegal organ tubuh. Hubungan ayah dan anak sangat dekat sekali diceritakan di serial ini, tidak ditemukan kisah hubungan ibu dan anak. Ini yang buat aku sedikit bertanya-tanya kenapa dibuat seperti itu ya? Mungkin ada yang bisa bantu jawab??😃

Di akhir cerita, Kim Hyung-Bum meninggal akibat dibunuh oleh anak buahnya, direktur rumah sakit Sunlim (ayah dari Son Yeon-Hee) dihukum seumur hidup, ayah dari Lee Sang Hoon mendapatkan hukuman 10 tahun penjara karena telah membantu operasi transplatasi ilegal, dan Kang In-Kyu mendapatkan hukuman penjara 3 bulan dengan dakwaan percobaan pembunuhan kepada Kim Hyung-Bum dengan memberikan resep yang membahayakan bagi tubuh Kim Hyung-Bum. Setelah bebas, Kang In-Kyu melanjutkan studi kedokterannya dan berhasil menjadi dokter spesialis bedah.

Cukup segitu ya review aku tentang Drama Korea "Cross". Terimakasih yang sudah baca review ini dan ditunggu komentarnya ya..
^ _ ^